Minggu, 06 Oktober 2019

5 STATE PROSSES

5 State Proses Model

oleh: erymetta
06/10/19

Dalam proses model dalam sistem operasi ada yang dinamakan dengan 5 State Proses Model.
5 state process model merupakan kondisi model yang mungkin akan dialami oleh suatu process.



Ide dari model 5-state model adalah, bahwa process dalam suatu waktu dapat berada dalam kondisi new, ready, running, blocked, exit. Lantas apa sih arti dari kelima model proses tersebut ? berikut ulasannya :

  1. New -> process baru saja di bentuk dan belum memasuki mekanisme antrian eksekusi.
  2. Ready -> process tinggal menunggu giliran untuk dieksekudi.
  3. Running -> process sedang dieksekusi.
  4. Blocked -> process tidak dapat dieksekusi sampai suatu event terjadi, misalnya operasi I/O, dan kontrol atas processor diberikan ke process yang lain.
  5. Terminated/exit.

Minggu, 29 September 2019

“MEMORY INTERNAL”

oleh: erymetta
28 september 2019

Pengertian Memory Internal
            Memory Internal adalah Memory yang dapat diakses secara langsung oleh prosesor. Dalam hal ini yang disimpan di dalam memori utama dapat berupa data atau program. Fungsi dari memori utama sendiri adalah :
1.       Menyimpan data yang berasal dari peranti masukan sampai data dikirim ke ALU (Arithmetic and Logic Unit) untuk diproses.
2.        Menyimpan daya hasil pemrosesan ALU sebelum dikirimkan ke peranti keluaran Menampung program/instruksi yang berasal dari peranti masukan atau dari peranti pengingat sekunder.

Jenis - Jenis Memory Internal
1.         ROM (Read Only Memory)
            Adalah perangkat keras pada komputer berupa chip memori semikonduktor yang isinya hanya dapat dibaca. Jenis memori ini datanya hanya bisa dibaca dan tidak bisa ditulis secara berulang-ulang. Memori ini berjenis non-volatile, artinya data yang disimpan tidak mudah menguap (hilang) walaupun catu dayanya dimatikan.
            Karena itu memori ini biasa digunakan untuk menyimpan program utama dari suatu sistem. ROM pada komputer disediakan oleh vendor komputer dan berisi program atau data.Di dalam PC, ROM biasa disebut BIOS (Basic Input/Output System) atau ROM-BIOS. Instruksi dalam BIOS inilah yang akan dijalankan oleh mikroprosesor ketika komputer mulai dihidupkan.
            
 Sampai sekarang dikenal beberapa jenis ROM yang pernah beredar dan terpasang pada komputer, antara lain : 
            PROM (Progammable Read-Only-Memory) : Jika isi ROM ditentukan oleh vendor, PROM dijual dalam keadaan kosong dan kemudian dapat diisi dengan program oleh pemakai. Setelah diisi dengan program, isi PROM tak bisa dihapus.
         EPROM (Erasable Programmable Read-Only-Memory) : Berbeda dengan PROM, isi EPROM dapat dihapus setelah diprogram. Penghapusan dilakukan dengan menggunakan sinar ultraviolet.
         EEPROM (Electrically Erasable Programmable Read-Only0Memory) : EEPROM dapat menyimpan data secara permanen, tetapi isinya masih bisa dihapus secara elektris melalui program. Salah satu jenis EEPROM adalah Flash Memory. Flash Memory biasa digunakan pada kamera digital, konsol video game, dan cip BIOS.

2.        RAM (Random Access Memory)
          
            Merupakan jenis memori yang isinya dapat diganti-ganti selama komputer dihidupkan dan sebagai suatu penyimpanan data yang dapat dibaca atau ditulis dan dapat dilakukan secara berulang-ulang dengan data yang berbeda-beda. Jenis memori ini merupakan jenis volatile (mudah menguap), yaitu data yang tersimpan akan hilang jika catu dayanya dimatikan.
            Karena alasan tersebut, maka program utama tidak pernah disimpan di RAM. Random artinya data yang disimpan pada RAM dapat diakses secara acak. Modul memori RAM yang umum diperdagangkan berkapasitas 128 MB, 256 MB, 512 MB, 1 GB, 2 GB, dan 4 GB.
            RAM dibagi lagi menjadi dua jenis, yaitu jenis Statik dan Dinamik. RAM statik menyimpan satu bit informasi dalam sebuah flip-flop. RAM statik biasanya digunakan untuk aplikasi-aplikasi yang tidak memerlukan kapasitas memori RAM yang besar.
            RAM dinamik menyimpan satu bit informasi data sebagai muatan. RAM dinamik menggunakan kapasitansi gerbang substrat sebuah transistor MOS sebagai sel memori elementer. Untuk menjaga agar data yang tersimpan RAM dinamik tetap utuh, data tersebut harus disegarkan kembali dengan cara membaca dan menulis ulang data tersebut ke memori. RAM dinamik ini digunakan untuk aplikasi yang memerlukan RAM dengan kapasitas besar, misalnya dalam sebuah komputer pribadi (PC).
            Jenis - Jenis RAM
 
1.         D RAM (Dynamic Random Access Memory)
=> jenis RAM yang menyimpan setiap bit data yang terpisah dalam kapasitor dalam satu sirkuit terpadu. Data yang terkandung di dalamnya harus ter-refresh secara berkala oleh CPU agar tidak hilang. Hal ini membuatnya sangat dinamis dibandingkan dengan memori lainnya. Dalam strukturnya, DRAM hanya memerlukan satu transistor dan kapasitor per bit, sehingga memiliki kepadatan sangat tinggi.
2.         S RAM (Static Random Access Memory)
=> pada SRAM tidak menggunakan kapasitor. Hal ini mengakibatkan SRAM tidak perlu lagi disegarkan secara berkala seperti halnya dengan DRAM. Ini juga sekaligus membuatnya memiliki kecepatan lebih tinggi dari DRAM. Berdasarkan fungsinya terbagi menjadi Asynchronous dan Synchronous.
3.         EDO RAM (Extended Data Out Random Accses Memory)
=> jenis RAM yang dapat menyimpan dan mengambil isi memori secara bersamaan, sehingga kecepatan baca tulisnya pun menjadi lebih cepat. Umumnya digunakan pada PC terdahulu sebagai pengganti Fast Page Memory (FPM) RAM. Seperti FPM DRAM, EDO RAM memiliki kecepatan maksimal 50MHz EDO RAM juga harus membutuhkan L2 Cache untuk membuat semuanya berjalan dengan cepat, namun jika user tidak memilikinya, maka EDO RAM akan berjalan jauh lebih lambat.
4.         FPM RAM (Fast Page Mode DRAM)
=> model DRAM paling lama. Masalah yang sering muncul dari FPM DRAM adalah kecepatan transfernya yang lambat yakni maksimum 50MHz.
5.         SD RAM (Synchronous Dynamic Random Acces Memory)
=> SD RAM merupakan tipe baru dari DRAM. SD RAM mulai berjalan dengan kecepatan transfer 66MHz, sementara mode halaman DRAM dan EDO RAM yang lebih lama akan berjalan di maksimal 50MHz. Untuk mempercepat kinerja processor, maka RAM generasi baru seperti DDR dan RD RAM biasanya dapat mendukung performa yang lebih baik.
             DDR (Double Data Rate SDRAM). DDR pada dasarnya memiliki kecepatan transfer dua kali lipat daripada SDRAM. DDR akan beroperasi di 333MHz, dengan pengoperasian sebenarnya 166MHz * 2 (aka PC333 / PC2700) atau 133MHz*2 (PC266 / PC2100). DDR RAM juga kompatibel dengan SDRAM secara fisik, namun menggunakan bus parallel yang sama, sehingga membuat implemnetasi lebih mudah dibandingkan RDRAM, yang merupakan teknologi berbeda.
6.         RD RAM (Rambus Dynamic Random Acces Memory)
=>  salah satu tipe dari RAM dinamis sinkron yang diproduksi oleh Rambus Corporation menggunakan Bus Speed sebesar 800 MHz tetapi memiliki jalur data yang sempit (8 bit). RD RAM memiliki memory controller yang canggih sehingga tidak semua motherboard bisa mendukungnya. Contoh produk yang memakainya adalah 3dfx seri Voodoo4.
            RDRAM merupakan teknologi memory serial yang datang dengan tiga pilihan, yakni PC600, PC700, dan PC800. PC800 RDRAM didesain dengan double maximum kecepatan transfer daripada PC100 SDRAM, namun memiliki latensi tinggi. RDRAM memiliki multi channel, seperti pada motherboard Pentium 4, yang dapat menawarkan fungsi memori paling bagus, terutama ketika dipasangkan dengan memory PC1066 RDRAM. 

Senin, 23 September 2019

JENIS JENIS PROSESOR (INTEL)




Jenis Prosesor Intel dari Masa ke Masa (Sejak 1971-Sekarang)


Jenis-jenis prosesor Intel dari masa ke masa sejak tahun 1971 hingga saat ini

Prosesor merupakan komponen atau bagian komputer yang sangat penting. Komputer yang tidak memiliki prosesor sudah pasti tidak akan dapat digunakan. Selain itu, kemampuan dan kecepatan dari sebuah komputer ditentukan oleh jenis prosesor yang digunakan. Ada banyak brand atau jenis-jenis prosesor komputer yang beredar di pasaran, salah satunya adalah Intel Processor.
Prosesor Intel merupakan jenis prosesor komputer yang paling terkenal di pasaran. Sebagian besar Laptop keluaran terbaru menggunakan prosesor Intel sebagai dapur pacu. Dalam keluarga Intel, terdapat banyak sekali jenis prosesor yang sudah dirilis ke publik dari masa ke masa. Jenis-jenis prosesor Intel tersebut terus dikembangkan dan diperbaharui untuk memenuhi tuntutan zaman yang semakin modern dan serba cepat.

Jenis-Jenis Prosesor Intel

Jika membicarakan jenis-jenis prosesor Intel, maka anda akan menemukan daftar yang sangat panjang. Daftar tersebut juga akan menceritakan sejarah perkembangan teknologi prosesor Intel sejak awal berdiri hingga sekarang. Intel sudah mulai mengisi industri teknologi prosesor sejak tahun 1971 dan masih eksis hingga saat ini, bahkan menjadi populer. Berikut garis besar daftar prosesor Intel dari masa ke masa yang mungkin satu atau beberapa produk tersebut sudah anda gunakan.

1. Intel 4004 (1971)

Jenis prosesor Intel 4004
Pada awal terbentuk, Intel tidak langsung bekerja untuk memproduksi prosesor yang akan digunakan pada komputer. Intel mengembangkan prosesor pertamanya pada tahun 1971 yang diberi nama Intel 4004. Jenis prosesor ini digunakan pada mesin kalkulator Busicom dan dulu disebut sebagai “kecerdasan buatan pada benda mati”. Prosesor ini adalah prosesor pertama yang disebut dengan Microprocessor karena ukurannya yang kecil. Kaki jenis prosesor Intel ini terbuat dari unsur logam dan campuran emas.
Kecepatan : 108-740 KHz
Tipe : 4-bit
Jumlah Inti : 1 (single core)
Jumlah Transistor : 2.300

2. Intel 8008 (1972)

Jenis prosesor Intel 8008
Jenis prosesor kedua Intel ini dirilis setahun setelah peluncuran jenis pertama yaitu tahun 1972. Seri prosesor Intel 8008 mendapatkan pengembangan yang sangat pesat. Hal ini terbukti dengan kecepatan Intel 8008 yang meningkat cukup signifikan dari seri sebelumnya.
Kecepatan : 200-800 KHz
Tipe : 8-bit
Jumlah Inti : 1 (single core)
Jumlah Transistor : 3.500

3. Intel 8080 (1974)

Jenis prosesor Intel 8080
Jenis prosesor ini bisa dikatakan sebagai penemuan yang sangat cemerlang pada jamannya, karena ini merupakan jenis prosesor pertama yang mampu memproses data sebesar 8 bit. Kecepatan data yang dimiliki oleh seri prosesor Intel 8080 pun sangat baik. Oleh karena itu, prosesor jenis ketiga ini menjadi otak dari komputer Altair yang dirilis pada tahun 1974.
Kecepatan : 2 MHz
Tipe : 8-bit
Jumlah Inti : 1 (single core)
Jumlah Transistor : 4.500

4. Intel 8085 (1976)

Jenis prosesor Intel 8085
Jenis prosesor keemat dari keluarag Intel ini sebenarnya masih satu rumpun dengan Intel 8080. Prosesor Intel 8085 dirilis pada tahun 1976 dan menawarkan kecepatan yang lebih tinggi.
Kecepatan : 3 MHz
Tipe : 8-bit
Jumlah Inti : 1 (single core)
Jumlah Transistor : 6.500

5. Intel 8086 (1978)

Jenis prosesor Intel 8086
Jenis prosesor ini merupakan prosesor pertama yang menggunakan desain arsitektur CPU x86, meskipun sebenarnya istilah tersebut belum dikenal pada saat itu. Intel 8086 merupakan jenis prosesor yang diproduksi pada tahun 1978 dan menjadi prosesor pertama yang mampu mengolah data sampai 16 bit.
Kecepatan : 5 MHz
Tipe : 16-bit
Jumlah Inti : 1 (single core)
Jumlah Transistor : 29.000

6. Intel 8088 (1979)

Jenis prosesor Intel 8088
Jenis prosesor Intel 8088 dirilis dan mulai digunakan pada tahun 1979. Jenis prosesor seri keenam ini digunakan pada komputer yang dibuat oleh IBM.
Kecepatan : 5 MHz
Tipe : 16-bit
Jumlah Inti : 1 (single core)
Jumlah Transistor : 29.000

7. Intel 286 (1982)

Jenis prosesor Intel 286
Intel 286 yang diproduksi pada tahun 1982 disebut juga dengan nama 786 Microsprocessor. Jenis prosesor ini merupakan prosesor pertama yang dapat menjalankan software. Hal ini karena jenis prosesor tersebut sudah bisa membaca memori sampai 16 MB serta menggunakan CPU 16 bit.
Kecepatan : 6 MHz
Tipe : 16-bit
Jumlah Inti : 1 (single core)
Jumlah Transistor : 134.000

8. Intel 386 (1985)

Jenis prosesor Intel 386
Jenis prosesor Intel 386 yang diproduksi pada tahun 1985 ini memiliki jumlah transistor dua kali lipat lebih banyak dari seri sebelumnya. Selain itu, jika dibandingkan dengan seri prosesor Intel yang pertama, maka jenis prosesor ini 100 kali lipat lebih banyak. Tentu saja kecepatan yang dihasilkan turut meningkat pesat dan juga sudah bisa memproses data hingga 32 bit.
Kecepatan : 16 MHz
Tipe : 32-bit
Jumlah Inti : 1 (single core)
Jumlah Transistor : 275.000

9. Intel 468 (1989)

Jenis prosesor Intel 486
Intel 468 yang diproduksi pada tahun 1989 merupakan jenis prosesor pertama yang memudahkan pengguna dalam menggunakan software, karena sudah dapat menggunakan klik mouse. Sebelumnya penggunaan software hanya dapat dilakukan dengan cara mengetikkan perintah dalam bentuk teks. Hal ini bisa terjadi karena adanya fungsi kompleks matematika yang membuat beban kerja prosesor menjadi lebih ringan.
Kecepatan : 25 MHz
Tipe : 32-bit
Jumlah Inti : 1 (single core)
Jumlah Transistor : 1,2 Juta

10. Intel Pentium (1993)

Jenis prosesor Intel Pentium
Prosesor Intel Pentium yang rilis pada tahun 1993 merupakan generasi pertama yang menggunakan CPU 32 bit dengan kecepatan frekuensi 66 MHz. Jenis prosesor ini juga menjadi awal mula perkembangan komputer generasi kelima. Prosesor ini memiliki pin yang berjumlah 273 pin dan terbuat dari keramik PGA (Pin Grid Array). Prosesor ini juga hemat daya karena hanya membutuhkan 3,3 Volt.
Kecepatan : 66 MHz
Tipe : 32-bit
Jumlah Inti : 1 (single core)
Jumlah Transistor : 3,1 Juta

11. Intel Pentium Pro (1995)

Jenis prosesor Intel Pentium Pro
Tahun 1995 merupakan era dimana kebutuhan dan kemampuan komputasi tingkat tinggi sudah mulai dibutuhkan. Oleh karena itu, Intel mengeluarkan Intel Pentium Pro yang diperuntukkan agar dapat digunakan pada aplikasi server dan workstation. Dengan menggunakan prosesor ini maka data dapat diproses secara cepat karena mengandalkan 5,5 juta transistor yang terdapat didalamnya.
Kecepatan : 200 MHz
Tipe : 32-bit
Jumlah Inti : 1 (single core)
Jumlah Transistor : 5,5 Juta

12. Intel Pentium II (1997)

Jenis prosesor Intel Pentium II
Jenis prosesor Intel Pentium II merupakan prosesor yang bekerja dengan CPU 32 bit dan jumlah pin sebanyak 386. Prosesor ini merupakan jenis prosesor generasi keenam yang menggunakan arsitektur CPU x86. Prosesor ini dirancang untuk digunakan pada PC yang dapat mengolah video, audio, dan grafis secara efisien. Selain itu, prosesor ini juga sudah dapat mengolah data serta menggunakan data berbasis internet dengan lebih baik.
Kecepatan : 300 MHz
Tipe : 32-bit
Jumlah Inti : 1 (single core)
Jumlah Transistor : 7,5 Juta

13. Intel Celeron (1998)

Jenis prosesor Intel Celeron
Intel Celeron yang pertama kali dirilis pada tahun 1998 merupakan hasil pengembangan dari Intel Pentium II. Jenis prosesor ini mempunyai pin yang berjumlah 386 sehingga dapat bekerja lebih efisien.
Kecepatan : 266 MHz
Tipe : 32-bit
Jumlah Inti : 1 (single core)
Jumlah Transistor : 7,5 Juta

14. Intel Pentium III (1999)

Jenis prosesor Intel Pentium III
Prosesor Intel Pentium III yang dirilis pada tahun 1999 ini dibekali dengan kemampuan proses pengolahan citra tingkat tinggi, pengolahan gambar 3D, audio streaming, aplikasi berbasis video dan pengenalan suara. Jenis prosesor ini mempunyai 70 perintah SIMD yang dapat mempercepat pengolahan informasi dari bus system ke prosesor. Dengan demikian bisa mendongkrak performa prosesor ini secara signifikan.
Kecepatan : 500 MHz
Tipe : 32-bit
Jumlah Inti : 1 (single core)
Jumlah Transistor : 9,5 Juta

15. Intel Pentium 4 (2000)

Jenis prosesor Intel Pentium 4
Jenis prosesor ini pertama kali rilis pada tahun 2000 yang dibekali dengan kecepatan 1,5 GHz. Seiring dengan pengembangan yang terus dilakukan Intel, maka varian baru Intel Pentium 4 bisa memiliki kecepatan hingga 3,06 GHz.
Kecepatan : 1,5-3,06 GHz
Tipe : 32-bit
Jumlah Inti : 1 (single core)
Jumlah Transistor : 42 Juta

16. Intel Xeon (2001)

Jenis prosesor Intel Xeon
Intel Xeon merupakan jenis processor keluaran Intel yang dirancang khusus untuk digunakan pada server. Hal ini karena prosesor yang rilis pada tahun 2001 ini dapat melakukan komputasi dengan performa yang tinggi. Prosesor jenis ini menggunakan Socket MicroPGA yang memiliki pin berjumlah 603 Pin.
Kecepatan : 1,7 GHz
Tipe : 32-bit
Jumlah Inti : 1 (single core)
Jumlah Transistor : 42 Juta

17. Intel Pentium M (2003)

Jenis prosesor Intel Pentium M
Intel Pentium M merupakan jenis prosesor yang didesain oleh Intel agar dapat digunakan secara efisien pada komputer portabel atau tablet PC. Intel Pentium M pertama kali rilis pada tahun 2003 yang juga sering disebut sebagai Intel Centrino.
Kecepatan : 1,7 GHz
Tipe : 32-bit
Jumlah Inti : 1 (single core)
Jumlah Transistor : 55 Juta

18. Intel Core Solo & Duo (2006)

Jenis prosesor Intel Solo dan Duo
Intel Core Solo merupakan jenis prosesor yang mengacu pada prosesor Intel Pentium M. Sehingga semua fitur yang dimilikinya sama dengan fitur pada Intel Pentium M atau Intel Centrino. Sementara Intel Core Duo merupakan salah satu generasi dari Intel Pentium M yang menjadi bagian dari keluarga prosesor dual core mobile processor.
Kecepatan : 1,06-2,33 GHz
Tipe : 32-bit
Jumlah Inti : 1 atau 2 (single core atau dual core)
Jumlah Transistor : 151 Juta

19. Intel Core 2 (2006)

Jenis prosesor Intel Core 2
Jenis prosesor ini merupakan sebuah mikroprosesor yang dirilis oleh Intel Corporation pada tahun 2006. Pada saat awal pengembangan, Intel Core 2 memiliki nama kode Conroe dan Allendale. Jenis prosesor ini juga menjadi prosesor pertama yang memiliki kemampuan proses data hingga 64 bit.
Kecepatan : 2,66 GHz
Tipe : 64-bit
Jumlah Inti : 1 atau 4 core
Jumlah Transistor : 291 Juta

20. Intel Atom (2008)

Jenis prosesor Intel Atom
Intel Atom merupakan jenis prosesor yang dirilis dengan menggunakan CPU 32 bit dan 64 bit. Jenis prosesor ini memiliki pin yang berjumlah 437. Pada umunya, jenis prosesor ini sering digunakan pada produk Netbook atau Smartphone.
Kecepatan : 1,86 GHz
Tipe : 32-bit dan 64-bit
Jumlah Inti : 1-8 core
Jumlah Transistor : 47 Juta

21. Intel Core i7 (2008)

Jenis prosesor Intel Core i7
Jenis prosesor Intel Core i7 merupakan prosesor yang menggunakan chipset MCH yang sudah terpasang pada prosesornya. Prosesor ini dirancang untuk mementuhi kebutuhan komputerisasi yang sangat tinggi atau pada pasar high-end.
Kecepatan : 2,66-3,20 GHz
Tipe : 32-bit dan 64-bit
Jumlah Inti : 4-10 core
Jumlah Transistor : 731 Juta

22. Intel Core i5 (2009)

Jenis prosesor Intel Core i5
Jenis prosesor ini juga menggunakan CPU 32 bit dan 64 bit, tergantung pada varian yang anda beli. Kelebihan dari prosesor Intel Core i5 adalah adanya fungsi Northbridge yang tertanam pada inti prosesor. Jenis prosesor ini bisa dikatakan berada dalam kelas menengah dari varian Intel Core jika ditinjau dari segi kinerja.
Kecepatan : 2,66 GHz
Tipe : 32-bit dan 64-bit
Jumlah Inti : 2 atau 4 core
Jumlah Transistor : 774 Juta

23. Intel Core i3 (2010)

Jenis prosesor Intel Core i3
Jenis prosesor ini dirilis untuk melengkapi varian prosesor Intel Core. Prosesor Intel Core i3 memiliki kecepatan proses yang lebih kecil jika dibandingkan dengan prosesor sebelumnya, yaitu Core i7 dan Core i5. Hal ini karena prosesor tersebut dirancang untuk digunakan pada tingkat dasar atau menengah.
Kecepatan : 2,93-3,07 GHz
Tipe : 32-bit dan 64-bit
Jumlah Inti : 2 core
Jumlah Transistor : 382 Juta

24. Intel Core i9 (2017)

Jenis prosesor Intel Core i9
Intel Core i9 merupakan jenis prosesor baru yang memiliki kemampuan jauh diatas Intel Core i7. Prosesor ini diberikan peningkatan yang sangat pesat mulai dari jumlah inti dan transistor. Tidak heran jika prosesor ini menjadi prosesor Intel dengan kinerja terbaik sepanjang masa hingga saat ini.
Kecepatan : 2,60-3.30 GHz
Tipe : 32-bit dan 64-bit
Jumlah Inti : 10-18 core
Jumlah Transistor : 30 Miliar
Itulah daftar jenis-jenis prosesor Intel dari masa ke masa. Jika dilihat dari perkembangan yang terjadi pada produk Intel, maka bisa dikatakan bahwa Intel merupakan pengawal terjadinya revolusi atau perkembangan teknologi prosesor komputer.
Share